Posts

Showing posts from April, 2026

KOTA KOTA YANG AKU BENCI

Aku benci bekasi sebagaimana dia suka tidak mau mengakui cikarang sebagai suatu kesatuannya. Sebagaimana dia mengambil hampir seluruh penduduk ganteng yg ada di krl SEBAGAIMANA AKU HARUS TRANSIT DLU DISANA SEBELUM KE CIKARANG.  SEAKAN BELUM HABIS, AKU JUGA HARUS NYEBRANG DULU KE PERON 6 DAN MENUNGGU HAMPIR SET JAM UNTUK BISA KE CIKARANG YG CUMA BERJARAK 5 STASIUN ITU Sebagaimana krl berhenti LAMA SEKALI UNTUK ALASAN YG GATAU, kecuali untuk menyiksa penghuni di dlmnya DAN DENGAN SEMUA ITU, TELKOMSEL ANJAY INI JUGA TIDAK ADA KONEKSI SAMA SEKALI BAHKAN JIKA DI HP JELAS JELAS MENUNJUKKAN JARINGAN 5G Aku benci Tambun, bagaiamana ia dekat, namun terasa JAUH karena KRL BERHENTI JUGA LAMA BGT UNTUK ALASAN YG GATAU SELAIN MENGEJEK PENGHUNINYA YG MISKIN YG HANYA BAYAR PALING BESAR 7 RIBU DAN BERHARAP DAPAT KELILING JABODETABEK SECARA CUMA CUMA DENGAN UANG TSB Aku benci metland sebagaimana aku akhirnya dpt tempat duduk, namun satu stasiun lagi sudah sampai di stasiun terakhir, stasiun tujuank...

Tunas tunas kecyl

Semua orang bilang suara ku keras Kekerasan Pdhl tidak ada korban yang tersakiti  Temanku fatha. Suara dia kecil Tiap kali ngomong dengan ku di kantor, akan terlihat seakan kami sdng gosip. Nah, orang seperti fatha ini, yang suaranya sudah kecil, ternyata bisa lebih kecil lagi saat gosip. Dia akan menyebutnya "suara angin" Hal itu aku ketahui dari suatu kejadian, dimana harusnya tidak ada aku. Tapi lagi lagi karena Dira, aku akhirnya berakhir ikut. Gila rasanya bagaimana pada akhirnya aku dapat banyak kesempatan secara cuma cuma berkat Dira. Maka, aku yang hari ini, tidak bisa berjalan dg congkak di muka bumi dr berkah yang aku peroleh dr Dira. Jd, aku selalu meluangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih kpd nya jika ada kesempatan. Nah, begitulah akhirnya, kami jd nya ngobrol bertiga. Di ruang tunggu showroom Toyota yang kren itu. Bentukannya seperti cafe, lampu lampunya kuning dan hangat. Kursinya juga berbentuk sofa dengan bantal yang empuk. Kami ngobrol disana dari tera...

Tinggal Meninggal

Image
Kenapa di kehidupan dewasa ini, kita dipaksa untuk selalu buka chapter baru dan mengatas namakannya pertumbuhan dan berkembangan ya? Jujur, hati mungilku ini tidak sanggup Zaman kini, menurut ku, orang orang mudah sekali bilang "people come n go" pd mulutnya. Mengecil kecilkan perpisahan.  Padahal, aslinya tidak semudah itu.  Rasanya persis seperti bangun dari tidur sore. Bingung, karena terasa begitu cepat, nyaris tidak nyata. Kosong, dan memunculkan perasaan sendu yang tidak jelas.  "Hati yang berat", bukan hanya sekedar ungkapan. Namun juga secara fisik, betulan terasa sesak di dada, seperti dicekik. Kadang perlu diusap usap sedikit agar ikatannya lebih longgar. Padahal, bukannya juga ini perpisahan kali pertama. Tapi memang betul kata ika natassa, rasa sakit tidak akan jadi lebih mudah hanya karena telah diulang berkali kali. Sakit nya tetap sama besar, sama seperti pertama kali.  Dulu aku kira perpisahan akan lebih mudah saat aku yang meninggalkan. Karena terak...