Jurnal Jobseeker
Tipe ku yg juga tipe mu, itu bukan bad boy. Tai lalat ku jaminannya. Kamu suka pada bad boy karena kebaikannya yg jadi terlihat 2x lebih berharga karena datang dari tempat paling buruk yang dapat kamu bayangkan untuk menemukan kebaikan. Rasanya spt mendapat cincin di dalam got, dibandingkan menemukan nya di kotak perhiasan. Rasa syukurnya 2x lipat. Tipeku adalah yang dapat menggunakan kata kata dengan baik, tau tempat, tatanannya benar dan digunakan untuk hal hal baik dan yang perlu saja. Namun, faktanya tdk spt itu. Nyatanya aku malah terjebak pada orang yg mengingat segala sesuatu dan hanya melupakan yg ada diriku. Bahkan untuk hal hal sepele, yg bisa diingat manusia biasa tanpa perlu mensyaratkan suatu emosi khusus untuk dpt lekang pada ingatan. Justru, nama org lain yg sudah jauh tertinggal jarak dan waktu, 2x lebih banyak tersebut dibandingkan dg namaku yg saat itu sedang bersamanya. Ah, sungguh, apa kebahagiaan ini hanya berasal dr cowo? Tentu tidak, ada makanan,...