This will passed
Hari hari ku skrng sedang lelah. Aku kira pergi dan cari udara ke Bandung membawa energi cadangan padaku untuk minimal dapat dipakai hingga 2 minggu kedepan
Namun kebahagiaan terlalu besar nyatanya membuat kebahagiaan setelahnya jadi terasa hambar.
Juga, virus bandung yg kuteruskan hingga cikarang – flu, menghabisi waktu dan tenaga ku di weekend yg harusnya ku gunakan untuk cari jajan bersama supirku yg sedang libur (re: kakaku)
aku kira Bandung dapat mewujudkan kemungkinan yang selama ini hanya ada pada ruang keraguan ku. Tapi ternyata malah memperjelas apa yang ada dipikiran buruk ku
Teman teman ku saat ini sudah ada pada suatu jenjang yg dijalani, bukan lagi dikejar. Sementara aku masih ada ditahap yang tidak pasti dan mengawang. kini takdir apa saja kuterima, idealisme sudah kabur. Tapi dengan menjadi spt itu tidak kunjung membuat ku akhirnya mendapat sesuatu.
Aku harap pemikiranku ini hanya berdasar dari kesepianku, sehingga sewaktu waktu akan hilang seiring bertambahjya hobi dan aktivitas yang aku paksa untuk kerjakan. Aku tulis ini sebagai pengingat jika suatu saat kekosongan ini dtng lagi, aku tau siklusnya pasti akan sama dan bisa kulewati.
Comments
Post a Comment