Buang kotoran
Manusia itu berjalan di muka bumi dg membawa kotoran, namun masih bisa sombong.
Kotoran di rambut, ketombe.
Kotoran di hidung, upil.
Kotoran di mata, belek.
Kotoran ditelinga, conge.
Kotoran di mulut, jigong.
Kotoran di gigi, karies.
Hari ini gigiku yang sudah lama berusaha ku pertahankan akhirnya tunbang juga. Setelah tambal gali tambak gali ke beberapa dokter hingga balik lagi ke dokter pertama, gigi tsb sudah terlalu terlanjur.
Kami semua, hanya mengulur waktu dr kenyataan yg sudah di depan mata. Yaitu gigi berkaries yg penuh hitam hitam dan siap dicabut.
Rasanya takjub bagaimana hal kotor spt itu kubawa kemana mana di sepanjang hidupku. Bahkan ketika aku sholat, kondisi ku yg plng suci.
Setelah tambalanku copot, Kini gigiku sisa sedikit, begitu juga uang ku.
Ada niatan aku untuk pura pura cuek dan melanjutkan hidup sebagaimana orang yg tidak punya pilihan lain. Namun agaknya jawaban google menghantui ku.
"Duh, ini mah mati"
tanggapanku yang tidak jauh berbeda dr orang lain yg coba coba googling gejala penyakit pd gugel.
Kini, gigi ku sedang menunggu untuk sebuah keputusan, antara akhirnya diobati atau diikhlaskan. Tenggat waktunya adalah setelah musim lebaran selesai, ketika toko toko kembali buka, yg salah satunya adalah toko praktek gigi.
Sejauh ini, gigi yg sisa sedikit ini tidak terlalu mengganggu ku, karena aku ttp cantik dan bubur ayam yg ku makan rasanya ttp sama.
#sikapbersyukur #terimakasihallah
Comments
Post a Comment