Sandang pangan papan sabar

Aku baca quran ku, di dalamnya berkata bahwa Allah menciptakan setiap manusia berbeda beda untuk saling menyayangi.

Tapi semakin dipikir, selain untuk saling menyayangi, mungkin Allah ciptakan manusia berbeda beda agar manusia tidak saling nyontek cara hidup. 

Sehingga manusia berusaha secara mandiri menemukan cara hidupnya masing masing.

Trial and eror sendiri.

Tentu frustasi jika setelah memperbaiki kesalahan sebelumnya, masih ada kesalahan lainnya yang harus dipecahkan setelahnya. Begitu terus, berulang. Tidak tau kapan suksesnya. 

Apes nya, bagi pemain non premium ini, aku tdk bisa lngsng coba lagi stlh gagal. Aku harus menunggu beberapa saat agar kesempatan berikutnya datang lagi.

Jika berkeluh kesah pada orang terdahulu yang lebih berpengalaman, mereka akan bilang "pasti ada hikmahnya". 

Waduh, belum cukup cari solusi, kini kami juga harus cari hikmah? 

Maka dari itu, menurut bijak ku, selama masa pencarian itu, pastikan hidupmu selain harus berbekal sandang, pangan, papan, kamu juga harus berpegang sabar. 

sabar sabar sabar, sampe kapan? jangan tanya aku. Aku juga pemain non premium.

Dulu, aku percaya sabar itu ada batasnya. Tapi mungkin betul kata orang, jika itu benar sabar, maka mustahil hal tsb ada batasnya. karena sabar yg ada pd relung hati setiap orang itu datangnya dr allah. Jika habis, kamu sebagai hambanya bisa terus terusan minta refill pada allah, yg punya sabar

Tulisan frustasi ini, mudah mudahan menemukan happy endingnya. I mean, i mean, ya rabbal alamin


Comments

Popular posts from this blog

Gombal

Cwe yg sedih, tp menolak sedih, tp klo yg disana sedih, baru mau sedih juga

Cwe yg bisa blng "ktemu yu" tp ttp gaketemu