biografi

Autobiografi
Aku ini syifa, satu dari seluruh Syifa di dunia.
Aku syifa yang biasa biasa saja, jadi penyebutan ku pun yang biasa biasa saja.
Fakta nya, walaupun sekolah di sekolah yang namanya sama, gak membuat biaya sekolah dipotong ataupun
hal yang identik dengan keistimewaan.
Kalaupun ada julukan yang melekat pada ku adalah, "Syifa anak mutasi" yang merupakan penyebutan untuk masa gagalku.
Faktanya, walau alumni pada jenjang sebelumnya dan sama sama bernama syifa, tidak cukup menjadi jaminan
untukku dengan mudah melanjutkan ke jenjang berikutnya  di Assyifa
Ada berbagai jalur penerimaan murid baru Assyifa boarding school, dan aku mencetak kegagalan di setiapnya,
jadi kalau jalur yang terakhir kali ini gagal, mungkin di kemudian hari tak akan pernah didengar "syifa anak mutasi",
adanya juga "syifa alumni" :(
Kalau waktu itu, aku adalah Syifa yang nurut dan ambis, kali ini aku lebih dikenal Syifa yang jarang mandi dan
tukang jasa cuci piring.
Jasa cuci piring adalah kebanggan terbaik sepanjang masa SMA ku.
Kalau ada orang yang mengenalku dengan julukan boros, aku jawab, aku ini sudah berpenghasilan.
Walau awalnya, Cuma karbitan, aku menemukan jati diri ku menjadi buruh cuci piring.
Satu dari berbagai mata pencaharian yang terhormat di asrama.
Di Antara buruh buruh lain seperti cuci kaos kaki, cuci sepatu, setrika kerudung juga fenomena buruh lainnya.
Dengan ridho orang tua, aku mengembangkan bisnis cuci piring sampai jera.
Di saat aku sudah mendapat kepercayaan dan bergelimang harta, aku memutuskan untuk mengundurkan
dari dunia cuci piring yang melenakan.
Dan mulai bisnis kecil kecilan jadi freelancer alias “penolong tapi pamrih” dengan keuntungan yang lebih menggiurkan
Kalau ada yang mengenalku secara terhormat, aku adalah salah satu dari anggota ANC,
yang dikenal dengan kepanjangan Anak Numpang Carsen, tapi boong.
Tanpa mengurangi kerendahan hati ku, aku adalah anggota ANC (assyifa nasyid community) yang kurang prestasi,
satu satunya yang bisa dibanggakan adalah jingle yang digilir tiap tahun, dan di selimuti oleh ilusi dengar alias
autotune.
Harap jangan ditiru karena kurang teladan.
Aku ini juga seorang yang leadership nya tinggi, adalah hal yang gak mau orang orang akui tentang diriku, sejujurnya.
Aku lah orang yang selalu mengajukan diri untuk jadi imam di antara orang orang hafidzoh yang rendah hati.
Juga mengajukan diri menjadi ketua Angkatan walau sudah ada ketua Angkatan terpilih.
Setidaknya, hari ini aku adalah ketua kamar, jabatan kecil yang keberuntungan nya pun dikocok, bukan tentang
segala kompetensi ku yang punya daya jual. Walau begitu, sebisa mungkin aku tetap sombong.
Kalau ada yang bilang aku anak Bapak Syukri, aku iyakan.
Kalau ada yang bilang aku anak Bunda Efih, aku tanya balik “emang ada jawaban WA?”
kalau ada yang bilang aku anak Cikarang, itu pasti Nurul, karena dia ngebet meet up sama aku.
kalau ada yang bilang aku cantik, itu adalah hal yang paling mutlak dari segala deskripsi tentang diriku dihalaman ini.
Kalau ada yang bilang ku tak sempurna, aku bilang sempurna itu cuma rokok

Comments

Popular posts from this blog

Gombal

Cwe yg sedih, tp menolak sedih, tp klo yg disana sedih, baru mau sedih juga

Cwe yg bisa blng "ktemu yu" tp ttp gaketemu